<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067</id><updated>2011-04-22T09:06:23.574+08:00</updated><title type='text'>SOUL OF LIFE</title><subtitle type='html'>Kehidupan ini ibarat seorang pengembara yang sedang berjalan menuju tujuan yang telah ditetapkan sebelum melakukan pengembaraannya. Ia membutuhkan bekal yang cukup dan persiapan yang matang agar tidak terhenti dalam mencapai tujuan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-905198321764805691</id><published>2011-01-19T12:54:00.002+08:00</published><updated>2011-01-19T13:16:23.136+08:00</updated><title type='text'>Para Konservasionist Lagi Tanam Mangrove</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZxl9OHfCI/AAAAAAAAAKg/Vc4LmvVFzhM/s1600/pasukan%2Bmenanam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 238px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZxl9OHfCI/AAAAAAAAAKg/Vc4LmvVFzhM/s320/pasukan%2Bmenanam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563759286565698594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Salah satu kegiatan Mahasiswa s2 kehutanan UGM melakukan praktek lapangan dengan menanam mangrove di Pemalang, Jateng.&lt;br /&gt;Kondisi mangrove di Indonesia terancam dan perlu upaya penyelamatan dengan rehabilitasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-905198321764805691?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/905198321764805691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=905198321764805691' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/905198321764805691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/905198321764805691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2011/01/para-konservasionist-lagi-tanam.html' title='Para Konservasionist Lagi Tanam Mangrove'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZxl9OHfCI/AAAAAAAAAKg/Vc4LmvVFzhM/s72-c/pasukan%2Bmenanam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-1561743537538490931</id><published>2007-12-05T08:38:00.000+08:00</published><updated>2007-12-05T08:54:39.680+08:00</updated><title type='text'>Masih Seperti Yang Dulu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/R1X2h9EEG-I/AAAAAAAAAG0/YquIiOhD_2Q/s1600-h/3608_Dolphin1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/R1X2h9EEG-I/AAAAAAAAAG0/YquIiOhD_2Q/s200/3608_Dolphin1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140285612901014498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wah, aku jarang jarang buat tulisan seperti ini, tapi muncul dari dorongan hati di pagi hari pada saat aku perlu me-refresh semua permasalahan yang bisa menjadi batu sandungan di hadapanku.&lt;br /&gt;Ternyata aq masih belum banyak berubah dengan bertambahnya usia. Mungkin karena manusia akan berubah bila telah melewati terminal-terminal kehidupan : lahir, menjadi anak manis, tumbuh dewasa dengan banyak tanggung jawab, menikah dan semakin banyak lagi tanggung jawab serta asa, mengalami suka-duka, sehat-sakit, kebahagiaan, keceriaan, perderitaan dan masih banyak lagi terminal yang menghadang. Aq merasa belum mendapatkan tantangan yang berat dalam kehidupan kareka aq belum melewati terminal yang bagi sebagian ato kebanyakan orang akan membuat kita "totally change" yaitu "GET MARRIED". sekarang aq berusaha lebih keras lagi tuk melewati terminal yang bagi ku cukup sulit kulewati. hehehe. aneh juga bagi sebagian yg lain "very simple".&lt;br /&gt;Ayo lanjutkan kehidupan ini dengan tantangan baru yang akan membawa kamu menjadi manusia yang dewasa, bijaksana dan ....sempurna.&lt;br /&gt;Selamat datang hari-hari depan, kan kuisi dengan segudang kegembiraan dan kesenangan.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-1561743537538490931?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/1561743537538490931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=1561743537538490931' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/1561743537538490931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/1561743537538490931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/12/masih-seperti-yang-dulu.html' title='Masih Seperti Yang Dulu'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/R1X2h9EEG-I/AAAAAAAAAG0/YquIiOhD_2Q/s72-c/3608_Dolphin1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-7418394947520519339</id><published>2007-10-04T13:35:00.000+08:00</published><updated>2007-10-04T13:39:36.754+08:00</updated><title type='text'>I'tiqaf amalan terbaik di akhir Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RwR8gZ_uURI/AAAAAAAAAEw/oYdjVc_tnHU/s1600-h/waterfall-11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RwR8gZ_uURI/AAAAAAAAAEw/oYdjVc_tnHU/s200/waterfall-11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117351972775547154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;I’tikaf, secara bahasa, berarti tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jadi, i’tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. &lt;br /&gt;Beri’tikaf bisa dilakukan kapan saja. Namun, Rasulullah saw. sangat  menganjurkan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Inilah waktu yang baik bagi kita untuk bermuhasabah dan taqarub secara penuh kepada Allah swt. guna mengingat kembali tujuan diciptakannya kita sebagai manusia. “Sesungguhnya tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu,” begitu firman Allah di QS. Az-Zariyat (51): 56.Para ulama sepakat bahwa i’tikaf, khususnya 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, adalah ibadah yang disunnahkan oleh Rasulullah saw. Beliau sendiri melakukanya 10 hari penuh di bulan Ramadhan. Aisyah, Umar bin Khattab, dan Anas bin Malik menegaskan hal itu, “Adalah Rasulullah saw. beri’tikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Bahkan, pada tahun wafatnya Rasulullah saw. beri’tikaf selama 20 hari. Para sahabat, bahkan istri-istri Rasulullah saw., selalu melaksanakan ibadah ini. Sehingga Imam Ahmad berkata, “Sepengetahuan saya tak seorang ulama pun mengatakan i’tikaf bukan sunnah.” “I’tikaf disyariatkan dengan tujuan agar hati beri’tikaf dan bersimpuh di hadapan Allah, berkhalwat dengan-Nya, serta memutuskan hubungan sementara dengan sesama makhluk dan berkonsentrasi sepenuhnya kepada Allah,” begitu kata Ibnu Qayyim. Itulah urgensi i’tikaf. Ruh kita memerlukan waktu berhenti sejenak untuk disucikan. Hati kita butuh waktu khusus untuk bisa berkonsentrasi secara penuh beribadah dan bertaqarub kepada Allah saw. Kita perlu menjauh dari rutinitas kehidupan dunia untuk mendekatkan diri seutuhnya kepada Allah saw., bermunajat dalam doa dan istighfar serta membulatkan iltizam dengan syariat sehingga ketika kembali beraktivitas sehari-hari kita menjadi     manusia baru yang lebih bernilai. &lt;br /&gt;I’tikaf yang disyariatkan ada dua macam, yaitu:      &lt;br /&gt;1.  I’tikaf sunnah, yaitu i’tikaf yang dilakukan secara sukarela semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Alah. Contohnya i’tikaf 10 hari di akhir bulan Ramadhan.      &lt;br /&gt;2.  I’tikaf wajib, yaitu i’tikaf yang didahului oleh nadzar. Seseorang yang berjanji, “Jika Allah swt. menakdirkan saya mendapat proyek itu, saya akan i’tikaf di masjid 3 hari,” maka i’tikaf-nya menjadi wajib. Karena itu, berapa lama waktu beri’tikaf, ya tergantung macam i’tikafnya. Jika i’tikaf wajib, ya sebanyak waktu yang diperjanjikan. Sedangkan untuk i’tikaf sunnah, tidak ada batas waktu tertentu. Kapan saja. Bisa malam,  bisa siang. Bisa lama, bisa sebentar. Seminimal-minimalnya adalah sekejab. Menurut mazhab Hanafi, sekejab tanpa batas waktu tertentu, sekedar berdiam diri dengan niat. Menurut mazhab Syafi’i, sesaat, sejenak berdiam diri. Dan menurut mazhab Hambali, satu jam saja. Tetapi i’tikaf di bulan Ramadhan yang dicontohkan Rasulullah saw. adalah selama 10 hari penuh di 10 hari terakhir. Syarat dan Rukun I’tikaf Ada tiga syarat orang yang beri’tikaf, yaitu muslim, berakal, dan suci dari janabah, haid dan nifas. Artinya, i’tikaf tidak sah jika dilakukan oleh orang kafir, anak yang belum bisa membedakan (mumayiz), orang yang junub, wanita haid dan nifas.      Sedangkan rukunya ada dua, yaitu, pertama, niat yang ikhlas. Sebab, semua amal sangat tergantung pada niatnya. Kedua, berdiam di masjid. Dalilnya QS. Al-Baqarah (2): 187, “Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu sedang kamu beri’tikaf di masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia supaya mereka bertakwa.” Masjid yang mana? Imam Malik membolehkan i’tikaf di setiap masjid. Sedangkan Imam Hanbali membatasi hanya di masjid yang dipakai untuk shalat berjama’ah atau shalat jum’at. Alasannya, ini agar orang yang beri’tikaf bisa selalu shalat berjama’ah dan tidak perlu meninggalkan tempat i’tikaf menuju ke masjid lain untuk shalat berjama’ah atau shalat jum’at. Pendapat ini diperkuat oleh ulama dari kalangan Syafi’i. Alasannya, Rasulullah saw. beri’tikaf di masjid jami’. Bahkan kalau kita punya rezeki, lebih utama kita melakukannya di Masjid Haram, Masjid Nabawi, atau di Masjid Aqsha. Rasulullah memulai i’tikaf dengan masuk ke masjid sebelum matahari terbenam memasuki malam ke-21. Ini sesuai dengan sabdanya, “Barangsiapa yang ingin i’tikaf denganku, hendaklah ia i’tikaf pada 10 hari terakhir.” I’tikaf selesai setelah matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan. Tetapi, beberapa kalangan ulama lebih menyukai menunggu hingga  dilaksanakannya shalat Ied. Ketika Anda i’tikaf, ada hal-hal sunnah yang bisa Anda laksanakan. Perbanyaklah ibadah dan taqarub kepada Allah. Misalnya, shalat sunnah, tilawah, bertasbih, tahmid, dan tahlil. Beristighfar yang banyak, bershalawat kepada Rasulullah saw., dan berdoa. Sampai-sampai Imam Malik meninggalkan aktivitas ilmiahnya. Beliau memprioritaskan menunaikan ibadah       mahdhah dalam i’tikafnya.Meski begitu, orang yang beri’tikaf bukan berarti tidak boleh melakukan aktivitas keduniaan. Rasulullah saw. pernah keluar dari tempat i’tikaf  karena mengantar istrinya, Shafiyah, ke suatu tempat. Orang yang beri’tikaf juga boleh keluar masjid untuk keperluan yang diperlukan seperti buang hajat, makan, minum, dan semua kegiatan yang tidak mungkin dilakukan di dalam masjid. Tapi setelah selesai urutan itu, segera kembali ke masjid. Orang yang beri’tikaf juga boleh menyisir, bercukur, memotong kuku, membersihkan diri dari kotoran dan bau. Bahkan, membersihkan masjid. Masjid harus dijaga kebersihan dan kesuciannya ketika orang-orang yang  beri’tikaf makan, minum, dan tidur di masjid. I’tikaf dikatakan batal jika orang yang beri’tikaf meninggalkan masjid  dengan sengaja tanpa keperluan, meski sebentar. Sebab, ia telah  mengabaikan satu rukun, yaitu berdiam di masjid. Atau, orang yang beri’tikaf murtad, hilang akal karena gila atau mabuk. I’tikaf juga batal  jika wanita yang beri’tikaf haid atau nifas. I’tikaf juga batal kalau yang       melakukannya berjima’ dengan istrinya. Begitu juga kalau ia pergi shalat Jum’at ke masjid lain karena tempatnya beri’tikaf tidak dipakai untuk melaksanakan shalat jum’at.I’tikaf bagi muslimah I’tikaf disunnahkan bagi pria, begitu juga wanita. Tapi, bagi wanita ada syarat tambahan selain syarat-syarat secara umum di atas, yaitu, pertama, harus mendapat izin suami atau orang tua. Apabila izin telah dikeluarkan,    tidak boleh ditarik lagi.Kedua, tempat dan pelaksanaan i’tikaf wanita sesuai dengan tujuan syariah. Para ulama berbeda pendapat tentang masjid untuk i’tikaf kaum wanita. Tapi, sebagian menganggap afdhal jika wanita beri’tikaf di masjid tempat       shalat di rumahnya. Tapi, jika ia akan mendapat manfaat yang banyak dengan  i’tikaf di masjid, ya tidak masalah.Terakhir, agar i’tikaf kita berhasil memperkokoh keislaman dan ketakwaan kita, tidak ada salahnya jika dalam beri’tikaf kita dibimbing oleh orang-orang yang ahli dan mampu mengarahkan kita dalam membersihkan diri      dari dosa dan cela. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Agenda I’tikaf&lt;br /&gt;      Magrib: ifthar dan shalat magrib&lt;br /&gt;      Isya: Shalat Isya dan tarawih berjamaah, ceramah tarawih, tadarus &lt;br /&gt;      Al-Qur’an, dan kajian akhlak. Tidur hingga jam 02.00. Qiyamullail, &lt;br /&gt;      muhasabah, dzikir, dan doa. Sahur.&lt;br /&gt;      Subuh: shalat Subuh, dzikir dengan bacaan-bacaan yang ma’tsur &lt;br /&gt;      (al-ma’tsurat), tadarus Al-Qur’an.&lt;br /&gt;      Pagi: istirahat, mandi, cuci, dan melaksanakan hajat yang lain.&lt;br /&gt;      Dhuha: shalat Dhuha, tadzkiyatun nafs, dan kuliah dhuha.&lt;br /&gt;      Zhuhur: shalat Zhuhur, kuliah zhuhur, dan tahsin tilawah.&lt;br /&gt;      Ashar: shalat Ashar dan kuliah ashar, dzikir dengan bacaan-bacaa yang &lt;br /&gt;      ma’tsur (al-ma’tsurat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-7418394947520519339?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/7418394947520519339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=7418394947520519339' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/7418394947520519339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/7418394947520519339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/10/itiqaf-amalan-terbaik-di-akhir-ramadhan.html' title='I&apos;tiqaf amalan terbaik di akhir Ramadhan'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RwR8gZ_uURI/AAAAAAAAAEw/oYdjVc_tnHU/s72-c/waterfall-11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-2517587725664666076</id><published>2007-08-20T16:18:00.000+08:00</published><updated>2007-08-20T17:37:54.598+08:00</updated><title type='text'>Meraih Hidup Penuh Makna</title><content type='html'>"Hidup bukan hanya untuk diri sendiri", pernahkah Anda mendengar kata-kata tersebut? Kalau kita cermati lebih dalam, maka ada makna tersembunyi yang jauh lebih luas yakni Hidup ini sesungguhnya bukan kehendak kita, tetapi kehendak Allah Tuhan Yang Maha Memiliki Kehidupan. HIDUP bukanlah semata-mata untuk diri kita sendiri, melainkan HIDUP untuk memberikan manfaat bagi orang lain dan kehidupan alam semesta ini. .......&lt;br /&gt;Sumber: Meraih Hidup Penuh Makna Oleh Eko Jalu Santoso, Penulis Buku The Art of Life Revolution, Founder Motivasi Nurani Indonesia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Kalau kita melakukan sebuah perjalanan ke dalam diri kita sendiri "inner journey", maka kita akan menemukan bahwa sesungguhnya diri kita ini sangat mengagumkan. Bahwa hidup kita ini sangat mengagumkan, maka sepantasnya kalau kemudian kita menghargai kehidupan kita ini, menggunakan hidup ini untuk lebih bermakna. Menghargai HIDUP berarti menjalani hidup ini penuh makna, menggunakan hidup ini untuk memberikan manfaat bagi kesejahteraan diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitar kita. &lt;br /&gt;Bagaimana menggunakan hidup kita agar menjadi lebih bermakna ? Bagaimana menghargai hidup yang sudah diberikan oleh Tuhan Yang Memiliki Kehidupan ? Apa yang harus dilakukan dalam hidup agar menjadi lebih bermakna ? Tentu banyak sekali jawaban-jawaban yang bisa dituliskan dalam menghargai hidup ini. Banyak sekali cara-cara dalam menggunakan hidup menjadi lebih bermakna. Namun disini saya berbagi bebera tips dalam menghargai hidup kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengubah Orientasi Hidup Lebih Memikirkan Orang Lain &lt;br /&gt;Pikirkan sejenak, apakah Anda sering memikirkan diri sendiri dibandingkan orang lain ? Misalnya berpikir bagaimana memenuhi keinginan sendiri, ingin pekerjaan lebih baik, ingin penghasilan lebih tinggi, ingin rumah lebih mewah, ingin mobil mewah baru, ingin bisnis lebih besar, ingin hidup lebih kaya dan ingin-ingin yang lainnya. Kalau hal itu yang selalu ada dalam pikiran kita, artinya lebih sering memikirkan diri sendiri. Kalau itu yang memenuhi benak pikiran kita, artinya kita hanya berpusat pada diri sendiri dan mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;Dalam buku saya The Art of Life Revolution, yang diterbitkan oleh Elex Media, salah satu cara untuk "merevolusi" hidup kita adalah memulai mengubah pusat hidup kita dengan memikirkan orang lain. Misalnya memikirkan bagaimana membantu anak-anak yatim agar bisa bersekolah, membantu fakir miskin yang kesulitan membeli sembako, bagaimana membantu memberikan pekerjaan bagi pengangguran, membantu orang tak berdaya, memikirkan orang yang kurang rejeki, orang yang tidak pernah dibantu hidupnya. Itu artinya kita sudah mulai memikirikan orang lain, tidak hanya memikirkan diri sendiri saja. Ini akan membawa kita lebih dekat dengan kemudahan, kebahagiaan dan keberuntungan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Meningkatkan empati kepada orang lain. &lt;br /&gt;Bersikap empati kepada orang lain merupakan salah satu cara menghargai HIDUP kita. Bersikap empati berbeda pengertiannya dengan sikap simpati. Sikap simpati lebih merupakan kesepakatan penilaian terhadap orang lain. Sedangkan sikap empati lebih menekankan pada mengerti orang lain, memahami kondisi orang lain secara emosional dan intelektual. Artinya kita menggunakan ketajaman mata hati untuk memperhatikan kebutuhan orang lain, berusaha melihat kesulitan orang lain.&lt;br /&gt;Bersikap empati, sederhananya memandang keluar melalui kerangka pikiran orang lain, atau melihat dunia dan hubungan dengan orang lain melalui kaca mata orang lain.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya ?. Kita dapat memulainya dengan menumbuhkan pemahaman dan perasaan dari dalam jiwa kita. Menanamkan tekad dari dalam hati untuk mengutamakan kepentingan orang lain. Memiliki kerendahan hati, kesediaan berbagi kebaikan dengan orang lain. Memiliki kesediaan hati berbagai kegembiraan disaat memperoleh kemenangan dan memberikan dorongan disaat mengalami kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Banyak Melepaskan Energi Positif.&lt;br /&gt;Melepaskan energi positif artinya banyak melakukan pekerjaan-pekerjaan positif. Memandang hidup ini dari kaca mata positif dan banyak melakukan hal-hal positif. Pernahkah Anda merasakan kebahagiaan pada saat menolong orang yang sedang benar-benar kesuksesan, misalnya ? Itulah sesungguhnya kebahagiaan yang menyentuh aspek spiritual. Menolong orang lain adalah pekerjaan positif, artinya kita melepaskan energi positif kepada orang lain.&lt;br /&gt;Banyak hal yang dapat dilakukan untuk melepasakan energi positif ini, diantaranya mungkin anda punya semangat, punya ide, punya solusi bagi orang lain, maka berbagilah semangat, ide dan solusi itu dengan orang lain. Anda memiliki pemikiran-pemikiran posisitif, maka jangan malas menulisnya dan kirimkan melalui milis untuk orang lain. Semakin banyak anda melakukan pekerjaan positif, semakin banyak energi positif yang keluar dan semakin banyak yang akan kembali Anda terima. Mungkin anda akan menerimanya dalam bentuk yang berbeda, misalnya kebahagiaan hati, kepuasaan jiwa, ketenangan hidup bahkan bisa saja berbagai kemudahan rejeki, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hadapkan Wajah Hanya Kepada Allah&lt;br /&gt;Hidup ini hanyalah 'pemberian' dari Yang Maha Memberi. Maka Dia-lah yang berkuasa juga untuk mengambilnya kembali. Dialah Allah Tuhan yang mengatur kehidupan kita ini. Dia pulalah yang berkuasa memberikan kemudahan, keberhasilan atau kesulitan dalam kehidupan kita. Tentunya itu semua bermula dari bagaimana cara kita menghargai hidup yang sudah diberikan oleh-Nya.&lt;br /&gt;Menghadapkan wajah kepada Allah, artinya menjaga keseimbangan dalam hidup ini hanya selalu mengorbit dan beredar dalam lingkaran yang berpusat pada hati nurani. Karena hati adalah pusat makna tertinggi dalam kehidupan yang didalamnya sudah ada sifat-sifat mulia Allah Tuhan Yang Maha Esa. Menghadapkan wajah kepada Allah artinya, bertawakal dan berserah diri kepada Allah. Hidup hanya untuk mengabdi kepada Allah, melalui berbagai bidang pekerjaan, melalui bisnis, ma upun kehidupan lainnya. Bersyukur menerima kehidupan ini dan bersabar dalam setiap langkah kehidupan. Meskipun demikian tidak pernah berhenti ber-ikhtiar melalui usaha lahiriah yang cerdas dan keras. Lebih lengkap dapat dibaca di buku "The Art of Life Revolution" yang diterbitkan Elex Media. Semoga bermanfaat untuk kita semua.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-2517587725664666076?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/2517587725664666076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=2517587725664666076' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/2517587725664666076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/2517587725664666076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/meraih-hidup-penuh-makna.html' title='Meraih Hidup Penuh Makna'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-3852677218789721226</id><published>2007-08-18T11:58:00.000+08:00</published><updated>2007-08-20T10:09:44.797+08:00</updated><title type='text'>Siap-siap sambut Ramadhan</title><content type='html'>Ramadhan sudah dekat, tinggal beberapa hari lagi. Mari kita persiapkan diri untuk menyambut dan mengisi sahrul mubarak yang penuh berkah dan magrifah. Jangan sampai kita mengabaikan tanda-tanda yang Allah berikan hanya dengan melewatkan waktu sia-sia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-3852677218789721226?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/3852677218789721226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=3852677218789721226' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/3852677218789721226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/3852677218789721226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/siap-siap-sambut-ramadhan.html' title='Siap-siap sambut Ramadhan'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-4650805920317278337</id><published>2007-08-18T10:29:00.000+08:00</published><updated>2007-08-19T08:35:40.663+08:00</updated><title type='text'>AYO MENANAM</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseLz2WZGII/AAAAAAAAADo/b-GQCuqe7hU/s1600-h/104_6556.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseLz2WZGII/AAAAAAAAADo/b-GQCuqe7hU/s200/104_6556.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100198825899399298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseLAWWZGHI/AAAAAAAAADg/H1qgKQ0S4i4/s1600-h/104_6615.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseLAWWZGHI/AAAAAAAAADg/H1qgKQ0S4i4/s200/104_6615.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100197941136136306" /&gt;&lt;/a&gt;Ibu-ibupun ikut menanam &lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseKNWWZGGI/AAAAAAAAADY/rQ_-Wde-9D8/s1600-h/104_6393.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseKNWWZGGI/AAAAAAAAADY/rQ_-Wde-9D8/s200/104_6393.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100197064962807906" /&gt;&lt;/a&gt;Persemaian tanaman pohon dan buah&lt;br /&gt;Gambar ini diambil didalam hutan lindung P. Tarakan dlam rangka kegiatan penanaman reboisasi. Melhat luasnya hutan yang rusak rasanya perlu kita menggalakkan penanaman kembali untuk masa depan bersama. Stuju.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-4650805920317278337?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/4650805920317278337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=4650805920317278337' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/4650805920317278337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/4650805920317278337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/gambar-ini-diambil-didalam-hutan.html' title='AYO MENANAM'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RseLz2WZGII/AAAAAAAAADo/b-GQCuqe7hU/s72-c/104_6556.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-8249000437011040123</id><published>2007-08-18T10:24:00.000+08:00</published><updated>2007-08-18T10:44:15.587+08:00</updated><title type='text'>Ternyata membuat blog itu mudah</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZZUGWZGCI/AAAAAAAAAC4/V9cS0BYl4LQ/s1600-h/FIL21888.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZZUGWZGCI/AAAAAAAAAC4/V9cS0BYl4LQ/s200/FIL21888.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099861829880453154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku telah mencoba membuat blog sendiri secara otodidak, tanya kanan-tanya kiri, baca buku dan terus merubah tampilan sesuai selerako.&lt;br /&gt;ternyata hanya dalam waktu kurang dari satu minggu aku telah berhasil membuat blog yang lengkap (menurutku....entahlah).&lt;br /&gt;Aku merasa bersemangat kembali untuk terus belajar dan belajar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-8249000437011040123?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/8249000437011040123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=8249000437011040123' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/8249000437011040123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/8249000437011040123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/ternyaa-membuat-blog-itu-mudah.html' title='Ternyata membuat blog itu mudah'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZZUGWZGCI/AAAAAAAAAC4/V9cS0BYl4LQ/s72-c/FIL21888.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-4107129868955947805</id><published>2007-08-16T14:35:00.000+08:00</published><updated>2007-08-18T08:54:06.801+08:00</updated><title type='text'>Selamat Merdeka Indonesiaku</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsPw0GWZF7I/AAAAAAAAACA/faeDGFBEA6M/s1600-h/dirgahayu-ri-62.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsPw0GWZF7I/AAAAAAAAACA/faeDGFBEA6M/s200/dirgahayu-ri-62.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099183980961929138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dihari yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia, Mari kita Bangkit dari ketertinggalan sejarah bangsa-bangsa besar di dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-4107129868955947805?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/4107129868955947805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=4107129868955947805' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/4107129868955947805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/4107129868955947805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/selamat-merdeka-indonesiaku.html' title='Selamat Merdeka Indonesiaku'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsPw0GWZF7I/AAAAAAAAACA/faeDGFBEA6M/s72-c/dirgahayu-ri-62.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-3172021582937454451</id><published>2007-08-16T13:54:00.000+08:00</published><updated>2007-08-18T08:52:39.209+08:00</updated><title type='text'>Tangisan Seorang Pemimpin Yang Takut Pada Alloh</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZCyWWZGAI/AAAAAAAAACo/8YHlMSrq3D4/s1600-h/FIL25373.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZCyWWZGAI/AAAAAAAAACo/8YHlMSrq3D4/s200/FIL25373.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099837060804057090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UMAR bin ABDUL AZIZ, Dia seorang hafizh, mujtahid, sangat mendalam ilmunya, zuhud,ahli ibadah dan sosok pemimpin kaum Muslimin yang sejati. Dia juga disebut Abu Hafsh,dari suku Quraisy,Bani Umayyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya, Fathimah pernah berkata, “ Dikalangan kaum laki-laki memang ada yang shalat dan puasanya lebih banyak dari Umar. Tetapi aku tidak melihat seorangpun yang lebih banyak ketakutannya kepada Allah daripada Umar, jika masuk rumah ia langsung menuju tempat shalatnya, bersimpuh dan menangis sambil berdoa kepada Alloh hingga tertidur. Kemudian dia bangun dan berbuat seperti itu sepanjang malam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkala menyampaikan khutbah terakhirnya, Umar bin Abdul Aziz naik keatas mimbar, memuji Alloh, lalu berkata, “ Sesungguhnya ditanganmu kini tergenggam harta orang-orang yang binasa. Orang-orang yang hidup pada generasi mendatang akan meninggalkannya , seperti yang telah dilakukan oleh generasi yang terdahulu. Tidakkah kamu ketahui bahwa siang dan malam kamu sekalian mengarak jasad yang siap menghadap Allah, lalu kamu membujurkannya di dalam rekahan bumi, tanpa tikar tanpa bantal, lalu kamu menimbunnya dalam kegelapan bumi ?. Jasad itu telah meninggalkan harta dan kekasih-kekasihnya. Dia terbujur dikolong bumi, siap menghadap hisab. Dia tak mampu berbuat apa-apa menghadapi keadaan sekitarnya dan tidak lagi membutuhkan semua yang ditinggalkannnya. Demi Allah, kusampaikanhal ini kepadamu sekalian, karena aku tidak tahu apa yang terbatik didalam hati seorang seperti yang kuketahui pada diriku sendiri “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Umar bin Abdul Aziz menarik ujung bajunya, menyeka air mata, lalu turun dari mimbar. Sejak itu dia tidak keluar rumah lagi kecuali setelah jasadnya sudah membeku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abdus-Salam, mantan budak Maslamah bin Abdul Malik, dia berkata: “ Umar bin Abdul Aziz pernah menangis, melihat ia menangis, istrinya dan semua anggota keluarganya pun ikut menangis, padahal mereka tidak tahu persis apa pasalnya mereka ikut-ikutan menangis”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah suasana reda, Fathimah, istrinya bertanya: “Demi ayahku sebagai jaminan, wahai Amirul Mukminin, apa yang membuat engkau menangis? “ .Umar bin Abdul aziz menjawab, “ Wahai fathimah, aku ingat akan persimpangan jalan manusia takkala berada di hadapan Alloh, bagaimana sebagian diantara mereka berada di sorga dan sebagian lain berada di neraka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-3172021582937454451?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/3172021582937454451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=3172021582937454451' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/3172021582937454451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/3172021582937454451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/tangisan-seorang-pemimpin-yang-takut.html' title='&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Tangisan Seorang Pemimpin Yang Takut Pada Alloh&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZCyWWZGAI/AAAAAAAAACo/8YHlMSrq3D4/s72-c/FIL25373.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9175581887549983067.post-5466615147948520871</id><published>2007-08-16T13:28:00.000+08:00</published><updated>2007-08-18T08:56:55.916+08:00</updated><title type='text'>Adab Muslim Dalam Pergaulan Dengan Orang Lain</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZDsmWZGBI/AAAAAAAAACw/U1562oBTlgk/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZDsmWZGBI/AAAAAAAAACw/U1562oBTlgk/s200/a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5099838061531437074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergaulan yang sehat tidaklah dilarang di dalam Islam, bahkan umat Islam diperintahkan untuk selalu bersilahturahim dan mempertahankan ikatan yang telah ada, membuat ikatan-ikatan baru yang lebih kuat antara sesama umat Islam. Pergaulan yang sehat juga sering menjadi jembatan bagi kita untuk berdakwah atau berbagi Ilmu dan saling menasehati dalam ilmu dan amalan yang shohih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pergaulan kita haruslah memiliki kedewasaan dan kebijaksanaan. Setiap manusia memiliki berbagai kekurangan dan kelebihan. Dan setiap manusia memiliki perbedaan dalam menerima sesuatu hal. Apalagi dalam pergaulan tersebut kita tujukan untuk berdakwah, tentunya kita lebih bijaksana dan dewasa. Janganlah kita membiasakan diri sebagai orang yang cepat "menuding" dan "menghujat" serta mencari "jalan pintas" dengan alasan kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus menghormati perasaan orang lain, tidak mencoba menghina atau menilai mereka cacat. Ketika berdakwah, kita berupaya untuk tidak mendahulukan menghina atau mencela pihak lain, meskipun "fakta" tersebut benar, namun kita harus mencari cara berdakwah yang lebih bijaksana dan cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaga dan perhatikanlah kondisi orang, kenalilah karakter dan akhlaq mereka, lalu pergaulilah mereka, masing-masing menurut apa yang sepantasnya. Mendudukkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing dari mereka diberi hak dan dihargai. Perhatikanlah mereka, kenalilah keadaan dan kondisi mereka, dan tanyakanlah keadaan mereka, dan jika mereka memiliki kekurangan sedangkan kita mampu untuk membantunya maka bantulah dengan semampu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikap tawadhu'lah kepada orang lain dan jangan merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka serta jangan menganggap kita paling bersih dan paling benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermuka manis dan senyumlah bila anda bertemu orang lain. Berbicaralah kepada mereka sesuai dengan kemampuan akal mereka. Berbaik sangkalah kepada orang lain dan jangan memata-matai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mema`afkan kekeliruan mereka dan jangan mencari-cari kesalahan-kesalahannya, dan tahanlah rasa benci terhadap mereka.  Dengarkanlah pembicaraan mereka dan hindarilah perdebatan dan bantah-membantah dengan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sekilas mengenai bagaimana seorang muslim dalam pergaulan, semoga kita diberi hidayah untuk menjalaninya. Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Rujukan: Kitab "Etika Kehidupan Muslim Sehari-hari" By : Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Thank for entering my blog&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9175581887549983067-5466615147948520871?l=putera-souloflife.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=560&amp;Itemid=10' title='&lt;strong&gt;Adab Muslim Dalam Pergaulan Dengan Orang Lain&lt;/strong&gt;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/feeds/5466615147948520871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9175581887549983067&amp;postID=5466615147948520871' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/5466615147948520871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9175581887549983067/posts/default/5466615147948520871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putera-souloflife.blogspot.com/2007/08/adab-muslim-dalam-pergaulan-dengan.html' title='&lt;strong&gt;Adab Muslim Dalam Pergaulan Dengan Orang Lain&lt;/strong&gt;'/><author><name>putera</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_QkUaYe-GIy0/TTZqrk9WYJI/AAAAAAAAAKA/mjI-IXkd_zU/S220/eka%2B2010.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_QkUaYe-GIy0/RsZDsmWZGBI/AAAAAAAAACw/U1562oBTlgk/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
